Senin, 04 Juli 2011

makalah interpesonal skill


KATA PENGANTAR


Di dorong oleh rasa tanggung jawab yang besar sebagai mahasiswa , saya membuat makalah ini untuk menyelesaikan tugas membuat makalah  tentang interpersonal skill. Makalah yang saya buat ini di harapkan mampu sedikit banyak membantu untuk memahami dan mengerti tentang apa itu interpersonal skill.Materi dalam makalah ini sebagian saya ambil dari materi ajar yang diberikan oleh dosen pengajar dan beberapa yang saya ambil dari internet.

            Sebagai penyusun , saya berharap makalah ini bermanfaat sebagai penambah pengetahuan tentang apa itu interpesoanl skill. Saya juga sangat mengharapkan banyak masukan kritik dan saran yang membangun guna untuk menyempurnakan makalah ini agar menjadi lebih baik.



Surabaya juli 2011



Penyusun


PENDAHULUAN


Segala puji dan syukur saya panjatkan kepada Tuhan YME karena atas kasih dan karunia-Nya makalah interpersonal skill ini dapat diselesaikan. Makalah ini di buat untuk menyelesaikan ujian akhir semester bidang study Interpesonal Skill.
Tak lupa kepada pihak-pihak yang membantu dalam penyelesaian makalah ini.Saya ucapkan banyak terima kasih atas masukan dan kritik saran dari kalian semua.


DAFTAR ISI

Kata pengantar                                                                                                                          i
Pendahuluan                                                                                                                             ii
Daftar isi                                                                                                                                   iii
Bab I
i  ) . latar belakang                                                                                                         1
ii ) . Tujuan dan manfaat                                                                                                 2
bab II

i )  interpesoanal skill & intrapersonal skill                                                                                                3 /5
            pengertian interpersonal skill
            cara meningkatkan interpersonal skill
             intrapersonal skill
            pengertian intrapersonal skill
            cara meningkatkan intrapersonal skill
ii ) soft skill & hard skill                                                                                                              6/7
            pengertian soft skill
            cara meningkatkan soft skill
pengertian hard skill

iii ) motivasi diri                                                                                                                                     7
            beberapa cara memotivasi diri

iv ) managemen waktu & managemen stress                                                                               8
            managemen waktu
            contoh strategi menyusun jadwal
            managemen stess
            tips mengatasi stress    

v ) penutup                                                                                                                                9

vi ) Daftar Pustaka                                                                                                                                                            10


 
Bab I
LATAR BELAKANG



Latar belakang

Keterampilan interpesoanal adalah suatu yang sangat penting untuk kita gunakan dalam kehidupan sehari hari baik di dunia kerja ataupun dalam berorganisasi. Dengan  latar belakang itulah makalah ini di buat agar dapat di gunakan untuk belajar lebih jauh fungsi – fungsi interpersonal skill dalam penunjang kehidupan agar menjadi yang lebih baik .


TUJUAN DAN MANFAAT

Tujuan :

Mengenal arti interpersonal skill dan cara – cara meningkatkan interpesoanal skill .

Manfaat  :

  1. ü  Mengetahui fungsi dan peranan interpersonal skill dalam dunia kerja
  2. ü  Dapat menerapkan interpersonal skill dalam kehidupan sehari-hari untuk
  3. ü  meningkatkan kemampuan diri dalam bidang interpersonal skill itu sendiri


Bab II


Interpersonal skill

Keterampilan interpersonal adalah keterampilan yang digunakan seseorang untuk berinteraksi dengan orang lain. Keterampilan interpersonal yang kadang-kadang juga disebut sebagai keterampilan orang atau keterampilan komunikasi. Keterampilan interpersonal melibatkan menggunakan keterampilan seperti mendengarkan secara aktif dan nada suara, mereka termasuk delegasi dan kepemimpinan. Ini adalah seberapa baik Anda berkomunikasi dengan seseorang dan seberapa baik Anda berperilaku atau membawa diri. Juga mereka membantu orang melanjutkan karir mereka.

Keterampilan interpersonal mengacu pada algoritma mental dan komunikatif
yang diterapkan selama komunikasi sosial dan interaksi untuk mencapai efek tertentu atau hasil. [Klarifikasi diperlukan] Istilah "keterampilan interpersonal" sering digunakan dalam konteks bisnis untuk merujuk pada ukuran kemampuan seseorang untuk beroperasi dalam bisnis organisasi melalui komunikasi dan interaksi sosial. Keterampilan interpersonal adalah bagaimana orang berhubungan satu sama lain.

Sebagai ilustrasi, secara umum dipahami bahwa berkomunikasi menghormati orang lain atau profesional dalam akan memungkinkan seseorang untuk mengurangi konflik dan meningkatkan partisipasi atau bantuan dalam memperoleh informasi atau menyelesaikan tugas. Misalnya, untuk mengganggu seseorang yang saat ini disibukkan dengan tugas untuk memperoleh informasi yang dibutuhkan segera, disarankan bahwa penggunaan profesional pendekatan hormat dengan bahasa seperti, "Maaf, apakah Anda sibuk? Saya memiliki sebuah hal yang mendesak untuk mendiskusikan dengan Anda jika Anda punya waktu saat ini. " Hal ini memungkinkan profesional penerima untuk membuat penilaian mereka sendiri mengenai pentingnya tugas mereka saat ini dibandingkan masuk ke dalam diskusi dengan rekan mereka. Meskipun umumnya dipahami bahwa mengganggu seseorang dengan permintaan "mendesak" akan sering mengambil prioritas, yang memungkinkan penerima pesan untuk menilai secara independen permintaan dan setuju untuk interaksi lebih lanjut kemungkinan akan menghasilkan interaksi yang lebih berkualitas. Berikut ini jenis heuristik untuk mencapai hasil yang profesional yang lebih baik umumnya menghasilkan seorang profesional menjadi peringkat sebagai salah satu dengan 'keterampilan interpersonal yang baik. " Seringkali evaluasi ini
     terjadi pada pengaturan formal dan informal.

Memiliki keterampilan interpersonal yang positif meningkatkan produktivitas dalam organisasi karena jumlah konflik berkurang. Dalam situasi informal, memungkinkan komunikasi menjadi mudah dan nyaman. Orang dengan keterampilan interpersonal yang baik umumnya dapat mengendalikan perasaan yang muncul dalam situasi sulit dan merespon dengan tepat, bukannya kewalahan oleh
emosi.

Kemampuan Interpersonal skill meliputi :
• Communication skills
• Relationship building
• Motivation skills
• Leadership skills
• Self-marketing skills
• Negotiation skills
• Presentation skills
• Public speaking skills
Cara meningkatkan interpersonal skill pada diri kita.
1. Smile. Sedikit orang yang ingin berada di sekitar seseorang yang selalu terlihat tak bahagia. Lakukan yang terbaik untuk menjadi seseorang yang friendly dan antusias dengan rekan-rekan kerja anda. Bangun sikap positif dan ceria mengenai pekerjaan dan mengenai kehidupan. Seringlah tersenyum. Energi positif yang anda pancarkan akan menarik yang lain kepada anda.
2. Jadilah apresiatif. Carilah satu hal positif tentang setiap orang yang anda bekerja sama dan biarlah mereka mendengarnya. Jadilah murah hati dengan pujian dan kata-kata yang mengobarkan semangat. Ucapkan terima kasih ketika seseorang menolong anda. Buatlah kolega anda merasa diterima ketika mereka menelepon atau datang ke kantor anda. Jika anda membiarkan orang lain mengetahui bahwa mereka dihargai, mereka akan mau memberikan yang terbaik untuk anda.
3. Perhatikanlah orang lain. Cermatilah apa yang sedang terjadi dalam kehidupan orang lain. Ketahuilah momen-momen bahagia mereka, dan tunjukkanlah perhatian dan simpati pada situasi-situasi sulit seperti waktu sakit atau kematian. Buatlah eye contact dan ingatlah orang dari nama pertama mereka. Tanyakan yang lain akan opini-opini mereka.
4. Latihlah mendengarkan dengan aktif. Untuk mendengarkan dengan aktif adalah dengan mendemonstrasikan bahwa anda memang mau untuk mendengar dan mengerti akan pandangan orang lain. Itu berarti menegaskan kembali, dengan bahasa anda sendiri, apa yang orang lain telah katakan. Dengan cara ini, anda mengetahui bahwa anda mengerti apa yang mereka maksudkan dan mereka mengetahui bahwa respon anda melebihi lip service. Rekan-rekan kerja anda akan menghargai mengetahui bahwa anda benar-benar mendengarkan dengan apa yang telah mereka katakan.
5. Bawalah kebersamaan. Ciptakanlah lingkungan yang mengajak orang lain untuk bekerja sama. Perlakukanlah setiap orang dengan sama, dan jangan bermain `siapa yang favorit.` Hindari berbicara tentang orang lain di belakang mereka. Tindak lanjutkan apa yang orang lain sarankan atau minta. Ketika anda membuat pernyataan atau pengumuman, pastikan bahwa anda telah dimengerti. Jika rekan-rekan anda melihat anda sebagai seseorang yang solid dan fair, mereka akan mempercayai anda.
6. Tangani konflik-konflik. Ambillah sebuah langkah mudah untuk membawa kebersamaan, dan menjadi seseorang yang menangani konflik-konflik ketika akan terjadi. Pelajari bagaimana menjadi mediator yang efektif. Jika ada rekan-rekan kerja yang ber-cekcok mengenai permasalahan personal atau professional, aturlah agar kedua pihak duduk bersama dan bantu mengatasi perbedaan mereka. Dengan mengambil peranan memimpin, anda akan mendapatkan respek dan kekaguman dari orang sekitar anda.
7. Berkomunikasi dengan jelas. Perhatikanlah apa yang anda katakan dan bagaimana anda mengatakannya. Seorang komunikator yang jelas dan efektif menghindari salah pengertian dengan rekan-rekan kerja, kolega-kolega, dan rekan sejawat anda. Kelancaran verbal anda memproyeksikan gambaran akan intelijensi dan kedewasaan, tidak peduli berapa pun usia anda. Jika anda tetap mengeluarkan semua apa yang ada di pikiran anda, orang tidak akan terlalu menaruh perhatian dengan kata-kata ataupun opini anda.
8. Hiburlah mereka. Janganlah takut untuk menjadi lucu ataupun pandai. Banyak orang yang mau berada di dekat orang-orang yang bisa membuat mereka tertawa. Gunakanlah rasa humor anda sebagai alat efektif untuk menurunkan batas dan menghimpun perhatian orang.
9. Lihatlah dari sisi mereka. Empati berarti menjadi mampu untuk menaruh diri anda dalam sepatu orang lain dan mengerti apa yang mereka rasakan. Cobalah untuk melihat situasi dan respon-respon dari perspektif orang lain. Ini bisa terjadi dengan tetap berhubungan dengan emosi-emosi anda sendiri; orang-orang yang menghindari perasaan mereka sendiri terkadang menjadi sulit untuk ber-empati dengan orang lain.
10. Janganlah mengeluh. Tidak ada yang lebih buruk dibandingkan seorang pengeluh yang kronis ataupun perengek. Jika anda harus mengemukakan tentang sesuatu, simpanlah itu dalam buku harian anda. Jika anda harus mengungkapkan dengan kata-kata keluhan-keluhan anda, ungkapkan kepada teman terdekat anda dan keluarga saja, dan jadikanlah singkat. Bagikan itu kepada semua orang sekitar anda atau yang lainnya dan anda akan mendapatkan reputasi buruk.


Intrapersonal skill

      Kecerdasan Intrapersonal adalah kemampuan untuk menjadi reflektif dan akses perasaan batin seseorang. Ada kemampuan yang kuat untuk belajar dari peristiwa masa lalu karena orang menunjukkan kekuatan ini menganalisis dan menginterpretasikan peristiwa-peristiwa yang telah mempengaruhi mereka dengan baik.

Kemampuan Intrapersonal skill meliputi :

• Transforming Character
• Transforming Beliefs
• Change management
• Stress management
• Time management
• Creative thinking processes
• Goal setting & life purpose
• Accelerated learning techniques

Cara-cara di mana individu dapat meningkatkan atau mengembangkan kecerdasan intrapersonal meliputi:

     * Belajarlah untuk bermeditasi - atau hanya meluangkan waktu tenang sendirian untuk berpikir.
     * Studi filsafat - khususnya sekolah yang berbeda pemikiran dari budaya yang berbeda.
     * Cari konselor atau terapis dan mengeksplorasi diri.
     * Buat ritual pribadi Anda yang membuat Anda merasa baik sesering Anda memilih untuk.
     * Merekam dan menganalisis impian Anda.
     * Baca buku self-help dan mendengarkan kaset.
     * Tentukan tempat yang tenang di rumah Anda untuk introspeksi.
     * Mengembangkan minat atau hobi yang membuat Anda terpisah dari kerumunan.
     * Buatlah rencana pengembangan pribadi.
     * Tetapkan tujuan jangka pendek dan jangka panjang untuk diri sendiri dan kemudian menindaklanjuti mereka (kami telah tertutup contoh daftar satu anak laki-laki muda itu tujuan untuk menginspirasi Anda!).
     * Menghadiri kursus dirancang untuk membantu Anda mengeksplorasi diri dan potensi Anda (misalnya Neuro-Linguistic Programming, sintesis Psycho, Analisis Transaksional, psikodrama atau Gestalt).
     * Buatlah jurnal harian untuk merekam pikiran, impian, tujuan, perasaan dan kenangan.
     * Pelajari biografi orang besar dengan kepribadian yang kuat yang membuat dampak yang nyata pada dunia.
     * Lakukan sesuatu untuk memanjakan diri sendiri setidaknya sekali sehari.
     * Jauhkan cermin berguna dan perhatikan bagaimana perubahan wajah Anda tergantung pada jenis suasana hati Anda masuk
     * Luangkan waktu dengan orang-orang yang memiliki rasa yang kuat dan sehat diri.
     * Terlibat dalam sehari harga diri meningkatkan perilaku - seperti daftar kesuksesan Anda, self-talk positif dan seterusnya.
     * Tulis autobiografi Anda sendiri.

Soft Skill

Soft skill adalah istilah sosiologis yang berkaitan dengan seseorang "EQ" (Quotient Emotional Intelligence), cluster sifat kepribadian, keterampilan sosial, komunikasi, bahasa, kebiasaan pribadi, keramahan, dan optimisme yang menjadi ciri hubungan dengan orang lain. Soft skill jg berarti suatu kemampuan yang tidak terlihat , tetapi Nampak dalam aktifitas nyata ( visible ) dari karakter seseorang.

Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh negara-negara Inggris, Amerika dan Kanada, ada 23 atribut softskills yang dominan di lapangan kerja. Ke 23 atribut tersebut diurut berdasarkan prioritas kepentingan di dunia kerja, yaitu:



1.       Inisiatif
2.       Etika/integritas
3.       Berfikir kritis
4.       Kemauan belajar
5.       Komitmen
6.       Motivasi
7.       Bersemangat
8.       Dapat diandalkan
9.       Komunikasi lisan
10.   Kreatif   
11.   Kemampuan analitis        
12.   Dapat mengatasi stres 
13.   Menyelesaikan persoalan
14.   Dapat meringkas
15.   Berkoperasi
16.   Fleksibel
17.   Kerja dalam tim
18.   Mandiri
19.   Mendengarkan
20.   Manajemen diri
21.   Tangguh
22.   Berargumentasi logis
23.   Manajemen waktu




Implementasi softskill dalam dunia kerja :

1.       Mengumpulkan data
2.       Wawancara
3.       Presentasi ide & gagasan
4.       Presentasi rancangan
Berikut ini adalah beberapa cara untuk meningkatkan kemampuan soft skills :
  1. Menjadi bagian dari suatu organisasi, untuk belajar menghargai orang lain
  2. Minta pada salah seorang anggota keluarga untuk meneliti kepribadian Anda dan menulis sisi baik dan buruk kepribadian Anda
  3. Berusaha mengatur waktu dengan lebih baik
  4. Berlatih menghadapi kritik
  5. Berlatih cara memberi kritik dengan positif
  6. Berusaha untuk hidup dengan lebih baik
Hard skill
Hard skill adalah penguasaan ilmu pengetahuan, teknologi dan ketrampilan teknis yang berhubungan dengan bidang ilmunya atau juga bias diartikan kemampuan yang dapat menghasilkan sesuatu sifatnya visible dan immediate . Contohnya adalah skill untuk mengoperasikan forklift . Perusahaan dapat dengan segera melihat apakah seseorang calon karyawan benar-benar dapat mengoperasikan forklift pada saat ia diuji untuk mengoperasikan mesin forklift tersebut.

Faktor dalam interpersonal skill menumbuhkan :

ü  Ketahanan pribadi : pantang menyerah , motivasi tinggi dan tahan terhadap beban pekerjaan , sistematis dan karakter yang gigih
ü  Extraversi : ketrampilan membina hubungan dan komunikasi yang efektif  , pandai bergaul
ü  Keramahan : sikap ramah , rendah hati , tidak mau menunjukan kelebihan
ü  Emosi stabil : tenang , tidak mudah marah
ü  Keterbukaan terhadap pengalaman : punya daya fikir yang imajinasif

Beberapa elemen skill yang terkait dengan kesuksesan dalam dunia kerja  :

ü  Kecerdasan emosi
ü  Gaya hidup sehat
ü  Komunikasi efektif

Beberapa Cara untuk memotivasi diri :
1. Bacalah buku buku maupun artikel positif. Anda tidak akan sukses tanpa melakukan hal ini. Anda dapat memperkaya diri sendiri dengan berbagai buku dan artikel dengan berbagai topik positif. Sukses membutuhkan kesiapan anda diberbagai hal. Tidak hanya sekedar motivasi, karena untuk sukses ada banyak tantangan dengan berbagai ragam permasalahan. Dengan membaca buku dan artikel anda akan lebih siap menghadapinya. Kalau perlu anda tambah dengan berbagai audio atau rekaman motivasi.

2. Memotivasi diri sendiri dengan “self talk”. Ini adalah bagian dari kekuatan intrapersonal. Anda harus berjuang untuk selalu berkata pada diri anda sendiri bahwa anda bisa mendapatkan kesuksesan yang ingin anda raih
3. Tetap fokus pada impian anda tersebut. Jangan buang waktu anda untuk mendengarkan hal hal negatif yang dapat membuat anda makin menjauh dari tujuan. Pilihlah lingkungan anda dengan bijak. Cari lingkungan yang memberi nilai positif.
4. Tetapkan tindakan tindakan yang perlu anda lakukan untuk mencapai tujuan anda baik jangka panjang maupun pendek ( bulanan atau tahunan ). Belajarlah cara membuat goal setting, action dan reward. Jangan harap anda bisa sukses apabila anda tidak melakukan tindakan apapun.
5. Evaluasi tindakan anda dan lakukan perubahan atau perbaikan yang diperlukan untuk selalu fokus pada impian anda

Managemen waktu

         Manajemen waktu merupakan perencanaan, pengorganisasian, penggerakan,danpengawasan produktivitas waktu. Waktu menjadi salah satu sumber daya unjuk kerja. Sumber daya yang mesti di kelola secara efektif dan efisien. Efektifitas terlihat dari tercapainya tujuan menggunakan waktu yang telah ditetapkan sebelumnya.

Kualitas manajamen waktu berpedoman kepada empat indikator,yaitu: tetap merencanakan, tetap mengorganisasikan, tetap menggerakkan, dan tetap melakukan pengawasan.

Sebagai Contoh langkah langkah menyusun jadwal 

Strategi menyusun jadwal
1.      Buat daftar kegiatan
2.      Buat  skala prioritas
3.      Perkiraan kebutuhan waktu
4.      Alokasi waktu
5.      evaluasi


Managemen stress

Manajemen stres adalah kemampuan penggunaan sumber daya (manusia) secara efektif untuk mengatasi gangguan atau kekacauan mental dan emosional yang muncul karena tanggapan (respon). Tujuan dari manajemen stres itu sendiri adalah untuk memperbaiki kualitas hidup individu itu agar menjadi lebih baik.

 5 Tips menangani stress

1.       Melakukan perencanaan yang cermat
2.       Mengenali penyebab
3.       menyelesaian masalah yang sesungguhnya
4.       mengganti suasana
5.       mendekatkan diri pada Tuhan YME

PENUTUP

            Segala puji dan syukur selalu saya panjatkan kepada Tuhan YME berkat rahmat dan karunianya  makalah ini dapat tersusun dan dapat terselesaikan . Buat pihak-pihak yang membantu dalam penyelesaian makalah ini saya ucapkan juga banyak-banyak terima kasih terutama kedua orang tua saya yang sangat menyayangi saya.
            Saya sadar masih banyak kekurangan kekurangan dalam penulisan makalah ini. Disini penulis sangat menerima kritik dan saran dari pembaca guna menjadikan makalah ini menjadi lebih baik lagi. Mungkin masih banyak  kekurangan-kekurangan dalam penulisan makalah ini, saya selaku penulis meminta maaf yang sebesar besarnya kepada para pembaca.
            Sekian dari saya terimakasih sebesar besarnya untuk semua kritik dan saran yang sangat membangun nantinya.Wassalam

DAFTAR PUSTAKA

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar